Langsung ke konten utama

Wisata Kantor Wali Kota Jaktim Terus Disosialisasikan

Untuk menarik warga berkunjung ke Wisata Kantor Wali Kota Jakarta Timur yang digelar setiap akhir pekan, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur terus melakukan evaluasi dan sosialisasi. Diharapkan, jumlah pengunjung akan terus bertambah.
Sumber: Beritajakarta.com
“Promosi masih dirasa kurang, mau digaungkan lagi. Kita akan evaluasi terus. Begitu juga sosialisasi yang akan kita perbaiki dan kita gencarkan,” kata Eric Phahlevi Zakaria, Asisten Perekonomian Kota Jakarta Timur, Kamis (29/10).
Dikatakan Eric, selain menampilkan berbagai macam hiburan dan sajian kuliner, pihaknya juga akan membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis dengan melibatkan Suku Dinas Kesehatan dan layanan kependudukan dari Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Timur.
"Bukan saja hiburan yang kita tampilkan, besok akan ada pemeriksaan gratis, warga bisa cek tekanan darah, gula, kolesterol, dan lain-lainnya. Juga akan dibuka pelayanan kependudukan, SIM, STNK, perpustakaan keliling hingga bazaar minyak goreng dan kopi dengan harga murah," tutur Eric.
Selain itu, pengunjung juga berkesempatan mendapatkan hadiah yang diundi dari salah satu produk minuman yang ikut memeriahkan wisata kali ini. “Ada produk minuman melalui program corporate social responsibility (CSR)-nya menyediakandoorprize untuk pengunjung yang beruntung,” ungkapnya.
Ditambahkan Eric, digelaran Wisata Kantor Wali Kota nanti, akan diadakan Festival Hiphop yang pesertanya adalah pelajar dari 10 SLTA. Dengan begitu, Eric berharap wisata Kantor Wali Kota Jakarta Timur akan lebih diminati masyarakat.
"Ajang ini banyak manfaat. Selain menjadi ajang silaturahmi, Wisata Kantor Wali Kota juga bisa menjadi ajang rekreasi yang murah dan aman," tandas Eric.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.