Langsung ke konten utama

Pasar di Depan Rusun Petamburan akan Ditata

Pasar di Depan Rusun Petamburan akan Ditata
Sumber: beritajakarta.com
Pasar tradisional yang depan Rumah Susun (Rusun) Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat akan ditata. Nantinya, pasar yang dikenal dengan nama Pasar Tumpah tersebut akan dimasukkan ke dalam rusun.
"Hasil pertimbangan, kami setuju untuk dimasukkan ke dalam rusun, karena selain menata pasar, juga dapat menata unit yang ada di rusunami tersebut," ujar Ika Lestari Adji, Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Daerah DKI Jakarta, Jumat (30/10).
Dikatakan Ika, dengan memasukkan pedagang ke dalam rusun, akan ada empat keuntungan yang diperoleh untuk mewujudkan Jakarta tertib dan rapi. Pertama, ketika pasar sudah dimasukkan ke dalam, maka kemacetan dan kesan kumuh di sekitar lokasi dapat dihilangkan.
"Kedua, penghuni rusunami juga bisa sekalian kita tata dan keuntungan ketiga, warga sekitar lokasi juga bisa merasakan lingkungan yang bersih karena semua sudah tertata dengan baik dan sesuai harapan," kata Ika.
Namun, tambah Ika, untuk melakukan penataan dan penempatan pedagang pasar, pihaknya masih menunggu koordinasi dengan Wali Kota Jakarta Pusat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.