Langsung ke konten utama

Seluruh Rusun akan Dilengkapi Pengolahan Sampah

Setiap rumah susun (Rusun) di DKI Jakarta akan ditempatkan teknologi pengolahan sampah. Mengurangi sampah dari sumbernya, merupakan salah satu program yang sekarang gencar dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
"Kita akan terapkan nanti sistem pengolahan sampahReuse, Reduce dan Recylce (3R) diseluruh rusun yang sudah ada dan juga yang akan dibangun," ujar Ika Lestari Adji, Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI, di tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (30/10).
Sumber: Beritajakarta.com
Menurut Ika, untuk awal pembuatan pengolahan sampah akan dilakukan di 3 rusun, yaitu Rusun Daanmogot di Jakarta Barat, Rusun Marunda di Jakarta Utara dan Rusun Jatinegara Kaum di Jakarta Timur.
"Kita harus sinergi dengan Dinas Kebersihan soal teknisnya. Agar bisa ditularkan kepada masyarakat, karena sebenarnya sampah sendiri masih memiliki nilai jual yang tinggi," katanya.
‎Dengan adanya sistem pengolahan sampah, akan lebih mendidik masyarakat untuk lebih tertib, lingkungan bisa bersih, dan kompos yang ada bisa untuk penghijauan. "Jadi tetap memiliki nilai. Kalau berkembang bisa menambah perekonomian penghuni," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id