Langsung ke konten utama

Inovasi Makanan Khas Pulau Seribu Ditingkatkan

Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu menggelar pelatihan tata boga untuk pengusaha katering. Inovasi makanan dengan bahan baku asli dari Pulau Seribu, akan dikembangkan sebagai daya tarik kuliner khas.
Kasubag Tata Usaha Sudin Pariwisata dan Kebudayaan, Neneng Roehaeni mengatakan, pelatihan tata boga tersebut untuk memberikan pengetahuan tentang resep makanan dan cara mengemasnya, agar lebih kreatif dan inovatif.
Sumber: Beritajakarta.com

"Bahannya asli dari Pulau Seribu, kita buat kreatif dan variatif, agar menarik wisatawan untuk mencicipi atau membeli," ujarnya, saat pelatihan di Kepulauan Seribu Selatan, Jumat (30/10).
Neneng yakin wisatawan datang ke Pulau Seribu, tidak hanya ingin menikmati keindahan alamnya saja, tetapi juga kulinernya yang khas dan bervariasi.
"Setelah ini kita akan pantau perkembangannya. Ada perubahan dalam penyajian atau tidak dan sejauh mana pengaruhnya, terhadap pendapatannya," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id