Langsung ke konten utama

Lurah Duren Tiga Dukung Keberadaan RAA

Lurah Duren Tiga, Endang Mulahatmi, mendukung keberadaan rumah ramah anak (RRA) di lingkungannya yang dipelopori jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya. 
Sumber: Beritajakarta.com
Dikatakan Endang, RAA berfungsi sebagai tempat pelaporan saat terjadi kekerasan terhadap anak, dan pemilik rumah akan menindaklanjuti ke instansi terkait.
"Jika ada yang mencurigakan, masyarakat bisa melaporkan kepada Bimas, Polsek dan Polres," kata Endang, Kamis (29/10).
Endang menambahkan, dibutuhkan peran serta masyarakat untuk turut serta mendukung keberadaan RAA di wilayahnya. "Masyarakat harus berperan aktif dalam mendukung RAA (Rumah Ramah Anak)," ujar Endang.
Dengan adanya RAA, sambung Endang, diharapkan dapat mengantisipasi terjadinya tindak kekerasan terhadap anak.
"Ini salah satu bentuk untuk memenuhi hak anak untuk mendapatkan perlindungan keamanan," tandas Endang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.