Langsung ke konten utama

Bayi 8 Bulan di Pulau Tidung Alami Gizi Buruk

Bayi 8 Bulan Pulau Tidung Alami Gizi Buruk
Sumber: beritajakarta.com
Bayi berusia delapan bulan, warga Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, alami gizi buruk akibat gangguan penyakit syaraf yang membuatnya susah menelan asupan makanan.
Kepala Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, Muhammad Helmi menduga, bayi tersebut, mengalami gangguan kesehatan sejak lahir, meski secara fisik cukup normal.
"Puskesmas telah melakukan perawatan dan monitoring kesehatan balita tersebut, agar kondisinya tidak semakin memburuk, namun saat dirujuk ke RSUD Pulau Seribu, keluarganya menolak," tutur Helmi, Jumat (30/10).
Ditambahkan Helmi. bayi gizi buruk tersebut bukan karena faktor ekonomi keluarga, tapi karena gangguan kesehatan sejak lahir.
"Keluarga menolak dirawat di RSUD karena alasan makanan dimasukkan lewat selang dari tenggorokan, sehingga mereka khawatir bayi nantinya tidak dapat bicara, padahal itu cara yang dipakai oleh ilmu kedokteran," tandas Helmi.
Bupati Kepuluan Seribu, Budi Utomo, sudah meminta Lurah Pulau Tidung, Ma'sud Hamid, agar membujuk keluarga si bayi agar bersedia membawa anaknya ke RSUD Pulau Seribu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id