Langsung ke konten utama

Keberadaan Rumah Aman Anak Diapresiasi

Keberadaan Rumah Aman Anak (RAA) di RW 03, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, mendapat apresiasi dari aparat kelurahan dan masyarakat sekitar.
Lurah Tugu Selatan, Tarmat mengatakan, dirinya sangat  mendukung keberadaan RRA yang dipelopori Polda Metro Jaya tersebut.
Sumber: Beritajakarta.com
"Saat ini RAA sudah ada di Kelurahan Tugu Utara, yaitu di RW 03 yang berfungsi sebagai tempat pelaporan saat terjadi kekerasan terhadap anak yang selanjutnya langsung ditindaklanjuti ke kepolisian," ujar Tarmat, Jumat (30/10).
Tarmat berharap, masyarakat bisa ikut berperan serta dalam RAA demi menjaga dan mengantisipasi terjadinya kekerasan terhadap anak.
"Jika ada yang mencurigakan, masyarakat dapat juga langsung melaporkan kepada Bimas, Polsek dan Polres.
Namun, yang terpenting, dibutuhkan peran serta masyarakat untuk turut serta mendukung keberadaan RAA di wilayahnya," ucap Tarmat.
Dengan adanya RAA, jelas  Tarmat, anak-anak nantinya bisa merasa nyaman dalam berinteraksi dan bisa menceritakan masalah kekerasan terhadap dirinya.
"Ini salah satu bentuk untuk memenuhi hak anak untuk mendapatkan perlindungan keamanan," tandas Tarmat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id