Langsung ke konten utama

Lahan untuk RPTRA Pulau Panggang Tersedia

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu telah mendapatkan lahan untuk dibangun Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara. Rencananya RPTRA akan dibangun di lahan dengan luas 1.000 meter persegi pada tahun 2016.
Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo mengatakan, pihaknya akan menggunakan tanah kosong milik pemerintah yang berada di perumahan dokter, perumahan Telkom dan perumahan Damkar seluas hampir 1.000 meter persegi.
Sumber: Beritajakarta.com
"Posisinya di tengah-tengah permukiman. Jadi kita hanya membebaskan dua rumah warga saja," ujarnya, Jumat (30/10).
Budi mengatakan, konsep untuk Pulau Panggang berbeda dengan RPTRA Amiterdam yang ada di pesisir laut dan RPTRA Tanjung Elang, Pramuka yang ada di atas laut.
"Untuk RPTRA di Pulau Panggang ini di tengah-tengah pemukiman padat penduduk, sehingga warga dan anak-anak mudah mengakses atau memanfaatkan RPTRA tersebut," ucapnya.
Diharapkan RPTRA tersebut nantinya dapat memberikan kemajuan pemikiran maupun perilaku yang lebih modern dan positif bagi anak-anak khususnya. "Semoga bisa dimanfaatkan warga untuk lebih meningkatkan daya pikir dan perilaku dari anak-anak di sana," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.