Langsung ke konten utama

Turap Kali Tiran Ambrol

Turap di Kali Tiran, Jalan RE Martadinata, yang melintasi RT 12/15 Tanjung Priok, Jakarta Utara ambrol. 
Sumber: Beritajakarta.com
"Saya tahunya dua minggu lalu. Saat pertama kali alat berat diturunkan. Lagi ngeruk, eh dindingnya ambrol," ujarnya, Kamis (29/10).Simon (38), salah seorang warga RT 12/15 mengatakan, turap tersebut ambrol sekitar dua minggu lalu.
Wali Kota Jakarta Utara, Rustam Effendi mengatakan, ambrolnya turap di kali tersebut akibat pengerukan di sekitar kali. "Setahu saya program dari Dinas Tata Air untuk pengerukkan Kali Ancol, untuk melakukan itu alat berat harus masuk ke kali itu yang menyebabkan turap rusak," katanya.‎
Ditambahkan Rustam, setelah pengerukan selesai alat berat ditarik keluar dari kali dan turap akan diperbaiki kembali. "Sekitar satu hingga dua bulan lagi," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.