Langsung ke konten utama

Penghuni Rusun Ilegal akan Ditindak

Penindakan penghuni rumah susun (rusun) ilegal akan terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Salah satunya, penghuni ilegal yang disinyalir masih menghuni Rusun Marunda, Jakarta Utara.  
Sumber: Berritajakarta.com
"Masih ada puluhan orang lagi (penghuni ilegal, red) di blok lainnya. Kita akan tindak secepatnya untuk memberikan efek jera," kata Ika Lestari Adji, Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Daerah DKI Jakarta, Kamis (29/10).
Dikatakan Ika, pihaknya bersama petugas gabungan telah menindak tujuh penghuni ilegal dalam razia yang dilakukan Rabu (28/10) kemarin. "Para penghuni ilegal itu sudah kita minta pindah meninggalkan unit," ucapnya.
Menurut Ika, para penghuni yang terjaring di dalam razia mengaku membeli unit rusun dari penghuni sebelumnya seharga Rp 7-10 juta.
"Kita juga sita kwitansinya. Para penghuni asli unit rusun yang terbukti jual belikan unit akan diproses ke pengadilan," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id