Langsung ke konten utama

Jembatan Cinta Perlu Fasilitas Tambahan

Lokasi wisata Jembatan Cinta yang menghubungkan Pulau Tidung dengan Pulau Tidung Kecil, saat ini masih memerlukan beberapa fasilitas tambahan.
Camat Kepulauan Seribu Selatan, Arif Wibowo mengatakan, salah satu fasilitas tambahan yang diperlukan adalah sarana kebersihan pantai. 
"Sebelumnya kita menemukan limbah di dermaga Pulau Tidung dan kita akan ambil sempel air laut yang sudah tercemar lalu kita serahkan ke Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kepulauan Seribu,” ujar Arif, Kamis (29/10).
Ditambahkan Arif, selain sarana kebersihan, arela wisata Jembatan Cinta sepanjang 700 meter ini juga memerlukan beberapa wahana permainan seperti outbound. "Ini perlu agar sarana wisata di sini lebih variatif dan menarik pengunjung," kata Arif.
Hal senada diucapkan penceramah kondang, Ustad Subki Al-Bughuri. Menurut dia, keindahan alam laut di Pulau Tidung, tak jauh berbeda dengan pantai-pantai yang ada di Pulau Bali.
"Semua sudah menunjang, tinggal kebersihan, permainan dan outbound saja yang belum lengkap, biar wisatawan makin betah," tandas Subki.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id