Langsung ke konten utama

Rusun Kapuk Muara Masih Didominasi Penghuni Bermobil

Sumber: beritajakarta.com
Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan hunian rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), ternyata belum sepenuhnya tepat sasaran. Buktinya, di Rusun Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, masih banyak warga penghuni rusun yang memiliki mobil pribadi.

Pantauan Beritajakarta.com, puluhan mobil milik penghuni rusun tersebut terlihat terparkir di sepanjang Jalan SMPN 122 yang merupakan akses menuju pintu masuk rusun. Jumlah kendaraan yang parkir di ruas jalan itu bisa dua kali lipat banyaknya pada malam hari.
"Jadi yang punya mobil parkir di depan jalan. Soalnya kan dilarang masuk mobilnya. Paling yang masuk rusun itu bus sekolah, ambulan atau Transjakarta‎ saja," kata Yanti (32) salah seorang penghuni Rusun Marunda, Rabu (27/4)
Ia mengakui, sebagian besar penghuni rusun ini tinggal dengan membawa mobil pribadi. Namun bedanya, mobil mereka kini tidak bisa lagi diparkirkan di dalam areal rusun.
Sementara itu, Ijul (32), salah seorang petugas keamanan Rusun Kapuk Muara mengatakan telah diberi perintah untuk melarang kendaraan milik penghuni rusun masuk ke dalam. Kalau pun ada kendaran yang parkir di dalam, umumnya milik pengelola atau pejabat Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI yang tengah ada kegiatan.
"Kita nggak berani izinkan mobil ke dalam, soalnya ada larangan kepala dinas. Kalau mereka parkir di jalan ya kita tidak bisa ikut campur," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Asian Games, 28 Cabor Dipertandingkan di Jakarta

Kota Jakarta bersama Pelembang akan menjadi tuan rumah penyelanggaraan Asian Games 2018 mendatang. Dari 36 cabang olahraga (cabor) yang dipertadingkan, 28 diantaranya akan dilangsungkan di Jakarta. Sementara sisanya akan digelar di Palembang. "Insya Allah ada 28 cabor digelar di Jakarta, totalnya ada 36 cabor. Jadi sisanya 8 cabor dilangsungkan di Palembang," ujar Sylvi, sapaan akrabnya, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (30/3).Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Kebudayaan dan Pariwisata, Sylviana Murni mengatakan menuturkan, sebanyak 28 cabor Asian Games akan digelar di Jakarta. Namun, dari jumlah itu sebagian diantaranya akan digelar di daerah sekitar Jakarta seperti, Jawa Barat dan Banten. Dia menyebutkan, Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI akan melakukan rehab, baik ringan, berat maupun total terhadap venue yang ada. Sedangkan untuk Stadion BMW, ditambahkan Sylvi, nantinya hanya akan dijadikan alternatif venue. "Stadion BMW jadi alternatif venue. Un...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id