Langsung ke konten utama

11 Becak Terjaring Razia di Warakas

Petugas dari Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara kembali melalukan razia becak di wilayahnya. Sebanyak 11 becak langsung ditertibkan, dan diangkut Satpol PP.


"Bukan hanya di permukiman, tapi juga jalan protokol "
Camat Tanjung Priok, Syamsul Huda mengatakan, sesuai kebijakan kalau becak sudah lama tidak boleh beroperasi di DKI Jakarta.
"Nyatanya tetap saja meski sudah dilarang, di wilayah Jakarta Utara, termasuk wilayah Kelurahan Warakas banyak yang beroperasi. Bukan hanya di permukiman, tapi juga jalan protokol," ujar Syamsul, Selasa (26/4).
Untuk melakukan penertiban tersebut, pihak Kecamatan Tanjung Priok mengerahkan petugas Satpol PP sebanyak 30 personel.
"Hasilnya dalam razia di wilayah kelurahan tersebut petugas mengangkut sebanyak 11 becak. Baik itu yang sedang mangkal atau yang beroperasi mengangkut penumpang kami tangkap," ucap Syamsul.
Becak yang diangkut langsung dibawa  ke gudang Satpol PP di Cakung, Jakarta Timur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.