Langsung ke konten utama

DKI akan Normalisasi Kali Cipinang

Sumber: beritajakarta.com
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama memastikan akan segera menormalisasi Kali Cipinang di Jakarta Timur. Normalisasi perlu dilakukan agar air di kali tersebut tidak kembali meluap saat diguyur hujan.

"Saya lihat saja, harusnya Jakarta Timur itu nggak boleh banjir. Normalisasi Kali Cipinang, harus dilakukan," kata Basuki di Balai Kota DKI usai blusukan memantau kondisi pintu air dan kali di wilayah Jakarta Timur, Rabu (27/4).
Ia mengaku sengaja mengecek langsung sejumlah kali dan pintu di wilayah Jakarta setelah mendengarkan penjelasan dari Suku Dinas Tata Air Jakarta Timur terkait banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Berdasarkan tinjauannya hari ini, warga di sekitar Kali Cipinang menyatakan telah bersedia lahannya dibebaskan untuk pengerjaan normalisasi.
"Warganya mau jual kok. Solusinya memang harus dinormalisasi," ujarnya.
Menurut Basuki, banjir yang terjadi Jakarta Timur serupa dengan kasus Pintu Air Manggarai. Aliran air di Kali Cipinang bersingggungan dengan Kanal Banjir Timur (KBT). Ketika tinggi muka air (TMA) naik, pintu air yang menuju sungai lamam tidak dibuka sehingga air di kali meluap.
"Ini kasusnya mirip-mirip dengan kasus Pintu Air Manggarai dan Ciliwung Lama. Kalau dibuka khawatirnya banjir juga di situ. Musim hujan juga nggak ngalir airnya karena dipotong Kanal Banjir Timur," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.