Langsung ke konten utama

Djarot Ajak Pejabat DKI Teladani Ali Sadikin

Djarot Ajak Pejabat DKI Teladani Ali SadikinWakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menilai Gubernur DKI Jakarta periode 1966 - 1977, Ali Sadikin sukses dalam menjalankan pembangunan. Keberhasilan yang dicapai tidak terlepas dari sikap Ali yang berani, tegas dan disiplin.

" Gaya kepemimpinan oke. Kemudian beliau perhatian ke anak buah, ini yang bisa di contoh juga"
"Saya baca dari banyak buku, diskusi dari beberapa tokoh, Pak Ali ini disiplin, tegas, dan berani, Ali Sadikin itu kan di tunjuk langsung oleh Bung Karno. Pak Ali Sadikin layak dijadikan contoh untuk membangun DKI," ujar Djarot di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (27/4).
Dikatakan Djarot, Ali Sadikin adalah pemimpin yang berani mengambil keputusan, dan berani bertanggung jawab dengan keputusannya. Sehingga, setiap keputusan yang dihasilkan sudah melalui proses yang matang.
Selain itu, salah satu sifat Ali Sadikin yang patut diteladani, ialah perhatian kepada anak buah. Karena itu, Djarot berharap sifat-sifat positif tersebut dimiliki pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
"Gaya kepemimpinan oke. Kemudian beliau perhatian ke anak buah, ini yang bisa di contoh juga," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.