Langsung ke konten utama

DKI Fokus Tangani Banjir Rob

Sumber: beritajakarta.com
Penanganan banjir di Ibukota menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Bukan hanya banjir yang disebabkan akibat penyumbatan saluran atau luapan kali, namun juga banjir rob yang kerap melanda utara Jakarta.

"Kita akan bangun tanggul sepanjang 95 kilometer dan tinggi 3,8 meter di atas permukaan laut. Karena catatan kita tertinggi banjir rob 2,65 meter," ujar Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta, saat melakukan peninjauan Pintu Air Kanal Banjir Timur, Rabu (27/4).
Menurut Basuki, tahun ini Pemprov DKI juga berencana akan membebaskan lahan-lahan bantaran kali dari permukiman warga. Rumah susun (Rusun) pun disiapkan untuk relokasi warga yang berada di bantaran kali.
"Kalau banjir semua sudah teratasi maka kita tinggal urusi masalah kemacetan lalu lintas," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.