Langsung ke konten utama

Basuki: Pemimpin Harus Kedepankan Transparansi







Pemimpin profesional merupakan pemimpin yang memiliki kepedulaian terhadap kesejahteran warga, mengedepakan transparansi tegas dan berani melawan ketidakadilan dan korupsi. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama disela-sela dialog bersama peserta Leadership Program Asiaworks Training di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (28/4/2016), mengatakan Pemimpin profesional merupakan pemimpin yang melakukan tugas sesuai keahlian. Profesionalisme pemimpin terletak pada kepeduliannya kepada masyarakat demi tercapainya kesejahteran warga. Menurut Basuki menjadi pemimpin harus berani membuktikan diri bersih dan tidak melakukan tindak korupsi. Saat ini korupsi merupakan akar permasalahan dalam sebuah kepemimpinan. Dengan demikian jika menjadi seorang pemimpin harus mengedepankan transparansi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.