Langsung ke konten utama

Basuki Soroti Lambatnya Proses Lelang

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menilai penyerapan APBD 2016 seharusnya bisa lebih cepat, melihat proses pengesahan anggaran dilakukan pada awal tahun 2016.


" Kenapa belanja masih rendah? Harusnya pengesahan sejak Januari, Februari itu sudah bisa kontrak"
Saat ini penyerapannya baru 13,86 persen dari Rp 67,1 triliun atau Rp 8,03 triliun.
"Kenapa belanja masih rendah? Harusnya pengesahan sejak Januari, Februari itu sudah bisa kontrak," kata Basuki saat rapat pimpinan (rapim), Senin (25/4) kemarin.
Melihat rendahnya serapan, Ia mengatakan tidak ada bedanya dengan anggaran tahun 2015. Basuki juga mempertanyakan lambatnya lelang yang dilakukan oleh Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI.
"Masa bulan Mei baru mau kontrak. Nggak beda dong dengan yang lalu-lalu. Kita ini kan mau percepatan," ujarnya.
Menurut Basuki, Kebijakan Umum APBD Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2016 sudah menyerupai APBD. Karena sudah dilengkapi dengan angka. Sejak pengesahan KUA-PPAS pun sudah bisa dilakukan proses lelang.
"Kita sudah minat dari tahun lalu. Kita bayangin kekurangan duit. Ternyata nggak kan, karena serapannya begitu rendah," ungkapnya.
Kepala BPPJB DKI Jakarta, Blessmiyanda mengaku pihaknya baru menyelesaikan lelang konsultasi terlebih dahulu. Sedangkan untuk tanda tangan kontrak lelang konstruksi baru dilakukan pada Mei mendatang.
"Karena ada lelang konsolidasi, makanya lelang konsultasi dulu, sebelum lelang konstruksi," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Asian Games, 28 Cabor Dipertandingkan di Jakarta

Kota Jakarta bersama Pelembang akan menjadi tuan rumah penyelanggaraan Asian Games 2018 mendatang. Dari 36 cabang olahraga (cabor) yang dipertadingkan, 28 diantaranya akan dilangsungkan di Jakarta. Sementara sisanya akan digelar di Palembang. "Insya Allah ada 28 cabor digelar di Jakarta, totalnya ada 36 cabor. Jadi sisanya 8 cabor dilangsungkan di Palembang," ujar Sylvi, sapaan akrabnya, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (30/3).Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Kebudayaan dan Pariwisata, Sylviana Murni mengatakan menuturkan, sebanyak 28 cabor Asian Games akan digelar di Jakarta. Namun, dari jumlah itu sebagian diantaranya akan digelar di daerah sekitar Jakarta seperti, Jawa Barat dan Banten. Dia menyebutkan, Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI akan melakukan rehab, baik ringan, berat maupun total terhadap venue yang ada. Sedangkan untuk Stadion BMW, ditambahkan Sylvi, nantinya hanya akan dijadikan alternatif venue. "Stadion BMW jadi alternatif venue. Un...