Langsung ke konten utama

Tombol Penyeberang Jalan di Taman Sari Mati

Sumber: beritajakarta.com
Tombol penyeberang jalan atau Pelican Light Crossing (PLC)  di Jalan Pos Kota, Taman Sari, Jakarta Barat, tidak berfungsi. Akibatnya, warga yang hendak menyeberang jalan merasa kesulitan, karena di lokasi tersebut tak ada jembatan penyeberangan orang (JPO).

Dian Purnamasari (26), warga yang ditemui di lokasi mengatakan, tidak berfungsinya  tombol lampu penyeberang jalan ini membuat dirinya kesulitan, apalagi arus lalu lintas di sana cukup ramai.
"Tiga minggu lalu kondisinya memang mati, terus hari ini saya ke sini lagi masih mati juga," keluh Dian, Rabu (30/9).
Menanggapi hal itu, Kepala Unit Pengelola Sistem Penggendalian Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Barat, Susilo Sewanto mengatakan, pihaknya akan menindaklanjut informasi tersebut.
"Saya baru tahu dan berterima kasih atas informasi tersebut. Dalam waktu dekat akan kami tinjau dan segera ditindaklanjuti," ujar Susilo.
Soal penyebab matinya tombol penyeberang jalan tersebut, Susilo menjelaskan, terdapat beberapa faktor, antara lain adanya galian tanah dari sejumlah selokan serta ruas jalan yang selalu dilintasi kendaraan besar.
"Bisa karena galian, bisa karena petir dan bisa karena kendaraan besar, tapi nanti kita akan cek," jelas Susilo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id