Langsung ke konten utama

Basuki Masih Hitung Porsi TKD Berbasis Kinerja

Basuki Masih Hitung Porsi TKD Berbasis Kinerja
Sumber: beritajakarta.com
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku masih menghitung porsi Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) berbasis kinerja. Sebab sebelumnya masih ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang nakal saat mencatat kinerjanya. Saat ini tengah dibuat sistem baru untuk menghitung TKD berbasis kinerja tersebut.

"Sistem TKD dinamis lagi kita hitung porsinya. Karena kemarin banyak yang main, nggak kerja tapi diisi kemudian dapat duit juga," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (29/9).
TKD berbasis kinerja ini belum cair sejak April lalu. Para PNS hanya mendapatkan gaji dan TKD berdasarkan kehadiran. "Kalau masih pakai sistem yang lama ya keenakan. Atasannya suka nggak enak negur anak buahnya kalau dia tidak masuk. Ya sudah kita bikin sistem baru," ucapnya.
Kepala Inspektorat DKI, Lasro Marbun membenarkan, TKD berbasis kinerja belum dicairkan kepada PNS. Sementara TKD berbasis absensi sudah dicairkan tiap bulannya. Sebab dalam sistem yang lama, variable TKD berbasis kinerja tidak keluar pada bulan keempat dan seterusnya.
"Persoalannya, TKD-nya saja enggak lancar gitu. Minggu ini saya rapatkan dulu, ada apa gitu lho apakah kesalahan ada di SKPD terkait, sistem, pembuat kebijakan, atau jangan-jangan Inspektorat yang salah," kata Lasro.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.