Langsung ke konten utama

Lubang di Jl Gunung Sahari Raya Dicor Semen

Sumber: beritajakarta.com


Agar tidak membahayakan pengendara, lubang berdiameter satu meter di Jl Gunung Sahari Raya, Kelurahan Gunung Sahari Raya, Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat, ditambal menggunakan semen.
"Kita tutup karena berada di jalan yang ramai dilalui kendaraan, petugas PPSU kita kerahkan untuk cor jalan tersebut," ujar Riyanto, Lurah Gunung Sahari Selatan, Selasa (29/9).
Selain itu, kata Riyanto, pihaknya juga membersihkan sampah di sepanjang jalan tersebut hingga Jalan Angkasa Raya. Spanduk liar yang dipasang di fasilitas umum juga ikut ditertibkan.
"Kita harap masyarakat untuk mau ikut memperhatikan kebersihan yang ada, dan tidak memasang spanduk di fasilitas umum karena melanggar Perda 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum," katanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id