Langsung ke konten utama

Petugas PPSU Cilandak Timur Dibekali Cara Atasi Kebakaran

Sumber: beritajakarta.com
Sebanyak 70 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Cilandak Timur, dibekali pelatihan penggunaan alat-alat pemadam untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran di wilayah mereka.

Kepala Sektor Suku Dinas Penanggulangan Kebakarandan Penyelamatan  Kecamatan Pasar Minggu, Eko Mahendro mengatakan, pelatihan yang diberikan berupa penanganan kebakaran dini, hingga cara evakuasi saat terjadi kebakaran.
"Kami mengenalkan tindakan cepat jika terjadi kebakaran awal. Mulai dari kepeduliannya terhadap kejadian," kata Eko, Selasa (29/9). 
Eko menuturkan, petugas PPSU itu dilatih menggunakan alat pemadam api ringan (Apar) dan pompa portable serta pemadaman darurat dengan karung basah. 
"Ini untuk meningkatan kemampuan pada petugas PPSU kelurahan. Kalau gunakan pompa portable, mereka harus mencari sumber air, lalu disedot dibagian depan selangnya diluncurkan memadamkan api," terang Eko.
Lurah Cilandak Timur, Edi Margono menambahkan, pengenalan dan cara pemadaman menjadi bekal dalam mengantisipasi kejadian awal sehingga tidak membesar.
"Kami akan mengusulkan setiap hunian padat penduduk untuk dibangun hidran kering. Pemasangannya melalui pipa, jadi sumber air cukup di depan saja," ujar Edi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id