Langsung ke konten utama

DKI akan Gunakan Aset Bumiputera untuk MRT

Sumber: beritajakarta.com


Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta rencananya akan menjalin kerja sama dengan Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera. Salah satu bentuk kerja sama tersebut yakni pengoptimalan aset lahan AJB Bumiputera di Jl Dukuh Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan. Nantinya, di lahan tersebut akan dibangun ruang kontrol Mass Rapid Transit (MRT).
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pihaknya akan menunggu perencanaan bisnis dari AJB Bumiputera terkait kerja sama tersebut.
"Kita akan menunggu bisnis plan-nya seperti apa, termasuk optimalisasi aset yang mereka miliki, kebetulan ada beberapa aset yang mungkin bisa kita kerja samakan seperti yang di Dukuh Atas," ujar Djarot, usai menerima Perwakilan AJB Bumiputera di Balai Kota, Selasa (29/9).
Salah satu perwakilan AJB Bumiputera, Nur Hasanah mengatakan, sejak Bumiputera berdiri tahun 1912, belum ada kerja sama antara Bumiputera dengan Pemprov DKI. Padahal, Jakarta merupakan Kantor Pusat Bumiputera yang memiliki potensi besar dalam mengembangkan aset-aset mereka.
"Setelah saya lihat dokumen kerja sama, ternyata memang tidak ada kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta, padahal kantor pusat kami ada di sini," katanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.