Langsung ke konten utama

Parkir Liar Marak di Jl Swasembada Raya

Sumber: beritajakarta.com
Pemilik motor yang memarkir liar kendaraannya di Jalan Swasembada Raya, Kelurahan Kebon Bawang, Jakarta Utara semakin banyak. Lebar jalan yang berkurang, membuat arus lalu lintas di jalan tersebut tersendat.

Dari pantauanBeritajakarta.com, bahu jalan yang digunakan parkir liar, hanya berjarak 200 meter dari Kantor Kelurahan Kebon Bawang. Pengguna jalan pun banyak yang mengeluh akibat harus melewati jalan tersebut dengan kecepatan sangat rendah.
"Padahal dekat dengan kantor kelurahan, kok bisa dibiarkan?," keluh Bachtiar (32), salah seorang pengendara mobil yang sedang melintasi area itu, Rabu (30/9).
Menurut Bachtiar, memang tidak pernah ada petugas untuk melakukan pengaturan atau penertiban parkir di Jalan Swasembada Raya. "Jarang saya melihat petugas atur lalin di sini. Apalagi menindak parkir liar, belum pernah," katanya.
Terkait hal ini, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian, Sudin Perhubungan dan Transportasi Jakarta Utara, Bona Siregar mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti keluhan pengendara tersebut.
"Siap, kita langsung tindaklanjuti sekarang juga. Kita senang dengan adanya aplikasi hebat itu. Contohnya, sewaktu pengendara ngeluh parkir truk di ancol, saya langsung tindak" tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).