Langsung ke konten utama

Anak Kali Ciliwung di Taman Sari Belum Dikeruk

30 Tahun Kali di Tamansari Belum Dikeruk Selama 30 tahun Anak Kali Ciliwung yang melintasi RT 01, 04, 05, 06, dan 07, RW 07, Kelurahan Tangki, Taman Sari, Jakarta Barat, belum pernah dikeruk, meski sudah beberapa kali diadukan warga. 
" Di Qlue sering banget warga mengadu soal itu, mereka was-was banjir jika musim hujan tiba"
Lurah Tangki, Suhardin mengaku, sering menerima keluhan warga di aplikasi Qlue tentang kondisi anak Kali Ciliwung tersebut.
"Di Qlue sering banget warga mengadu soal itu, mereka was-was banjir jika musim hujan tiba," katanya, Rabu (30/9).
Ditambahkan Suhardin, sudah meneruskan aduan warga itu ke Dinas Tata Air DKI Jakarta untuk melakukan pengerukan, namun hingga kini belum ada respon. 
"Harapan kita cepat direspon," tandas Suhardin.
SUMBER: BERITAJAKARTA.COM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id