Langsung ke konten utama

Perbaiki PJU, Jaktim Butuh 200 PHL

Sumber: beritajakarta.com
Untuk menangani perawatan serta perbaikan ribuan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tersebar di 65 wilayah kelurahan, Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Timur, membutuhkan sekitar 200 Pekerja Harian Lepas (PHL). Nantinya mereka ditugaskan untuk memperbaiki kerusakan lampu PJU di wilayah ini. 
"Kami utamakan PHL lulusan STM listrik dan berdomisili di DKI Jakarta serta kuat begadang. Kami buka lamaran mulai November mendatang," kata Saukani, Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Timur, Selasa (29/9).
Menurut Saukani, sesuai arahan Kepala Dinas Perindustrian dan Energi Daerah DKI, setiap kelurahan nantinya ditempatkan tiga PHL. Mereka ditugaskan memperbaiki kerusakan lampu serta melakukan perawatan.
"Kalau memang sangat terpaksa, karena PHL tidak mencukupi, nantinya kami akan membentuk dua tim untuk masing-masing kecamatan. Setiap tim terdiri dari tiga PHL," ujar Saukani.
Menurut Saukani, HL yang direkrut kemudian diberikan pelatihan selama dua bulan untuk menangani kerusakan lampu PJU. Diharapkan dengan melibatkan PHL, kerusakan lampu PJU bisa diminimalisir. Direncanakan pada Januari mendatang, para PHL sudah mulai bertugas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).