Langsung ke konten utama

Sudin KPKP Kepulauan Seribu Sosialisasi Budidaya Tanaman Hidroponik


Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kabupaten Kepulauan Seribu menggelar sosialisasi pemanfaatan lahan pekarangan melalui budidaya tanaman sayuran hidroponik.


Kepala Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Sutrisno mengatakan, sosialisasi tersebut digelar di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang ada pada enam kelurahan di Kabupaten Kepulauan Seribu sejak tanggal 21 hingga 29 November.


"Dalam sosialisasi ini peserta diberikan teori dan praktek pembuatan serta cara tanam hidroponik," tuturnya, Kamis (29/11).


Dijelaskan Sutrisno, setiap sosialisasi dihadiri 25 peserta yang merupakan warga yang ada di enam kelurahan dan berada di wilayah RPTRA. Selesai sosialisasi dan pelatihan, warga dibagikan benih sayuran bakal tanaman hidroponik.


"Benih yang dibagikan berupa benih bayam, kangkung, pakcoy, sawi, cabe, tomat dan terong," terangnya.


Ditambahkannya, sebelumnya pihaknya juga telah melakukan sosialisasi di RPTRA Tanjung Elang Berseri dan Pulau Pramuka Kelurahan Pulau Panggang.


Sosialisasi selanjutnya digelar di RPTRA Amiterdam, Pulau Untung Jawa, RPTRA Pulau Harapan, RPTRA Pulau Tidung, RPTRA Pulau Panggang RPTRA Pulau Kelapa.


"Pihaknya juga memggelar sosialisasi di RPTRA Pulau Lancang Kelurahan Pulau Pari," tandasnya.



Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalan Tipar Cakung Raya Marak PKL

Sumber: beritajakarta.com Pedagang kaki lima (PKL) semakin marak di sepanjang Jalan Tipar Cakung Raya, Sukapura, Jakarta Utara. Lapak-lapak PKL digelar di atas trotoar kiri kanan jalan. Dari pantauan Beritajakarta.com , lapak PKL sangat mengganggu pejalan kaki yang melewati trotoar. Bahkan, ada juga lapak yang berada di bahu jalan. Sehingga sering menghambat arus lalu lintas di jalan tersebut. Terkait hal ini, Lurah Sukapura, Supardi mengatakan, PKL di sisi kanan dan kiri Jalan Tipar Cakung Raya telah ada sejak lama. Ia pun mengaku kesulitan menertibkan PKL, karena banyak yang juga merupakan warga sekitar. "Sulit, PKL‎ di sana itu banyakan warga sini juga," ucapnya, Senin (12/10). Namun Supardi akan segera membawa permasalahan PKL ke rapat pimpinan (Rapim) Pemerintah Kota (Pemkot) AdministrasiJakarta Utara. "Mudah-mudahan dari sana akan ada jawaban dan tindak lanjut yang jelas," tandasnya‎.

Keluarga Pasien Protes, Tarif Parkir RSUD Koja Mahal

Sumber: beritajakarta.com Para pembesuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara, mengeluhkan sistem tarif parkir yang diterapkan di rumah sakit tersebut. Menurut mereka, sistem tarif parkir per jam sangat memberatkan. Keluarga dan kerabat pasien mengaku keberatan dengan tingginya tarif parkir yang diterapkan. Apalagi kalau mereka sedang menemani atau menjaga keluarganya yang tengah dirawat di rumah sakit milik Pemprov DKI Jakarta tersebut. "Sangat mahal. Ini kan rumah sakit milik Pemprov DKI Jakarta. Harusnya tarif parkir tidak semahal ini," keluh Saiman (29), salah satu keluarga pasien, Jumat (2/10). Menurut Saiman, tidak sepatutnya rumah sakit justru membebani dengan biaya tinggi kepada keluarga pasien, terlebih mengenai tarif parkir. Hal senada diungkapkan Harum (30), yang sedang menunggu kerabatnya yang tengah dirawat di rumah sakit tersebut. "Saya sangat keberatan dengan tarif parkir yang mahal," cetusnya. Berdasarkan pantau

Hasil Panen Padi Petani Rorotan Turun 50 Persen

Sumber: beritajakarta.com Cuaca ekstrem yang terjadi di Ibukota beberapa waktu belakangan ini membuat hasil panen padi para petani di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara mengalami penurunan.