Langsung ke konten utama

Pemanfaatan Enceng Gondok akan Diujicobakan di Kali Sentiong


Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Utara dan Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta, berencana memanfaatkan tanaman enceng gondok untuk meningkatkan kualitas air kali dan sungai. Sebagai proyek percontohan, rencana tersebut akan diterapkan di Kali Sentiong, Sunter Jaya, Tanjung Priok.


Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana mengatakan, pemanfaatan tanaman enceng gondok untuk meningkatkan kualitas air di Jakarta sejalan dengan konsep naturalisasi kali dan sungai yang digagas Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Selain meningkatkan kualitas air, keberadaan tanaman enceng gondok juga akan meningkatkan kualitas ekosistem.


"Secara alami, akar enceng gondok akan menyedot racun di air. Sehingga bisa mengatasi bau dan menjernihkan air," ujarnya, Selasa (27/11).


Dijelaskan Ali, dalam pelaksanaannya nanti pihak UPK Badan Air akan menata enceng gondok dalam wadah kotak agar pertumbuhannya terkendali. Penanaman enceng gondok dimulai pekan depan dengan penyemaian bibit. 


"Setelah ditanam kita akan lakukan pengujian berkala kualitas airnya di labotarium," tandasnya.



Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id