Langsung ke konten utama

Pemkot Jaktim Fokus Atasi 19 Titik Rawan Kemacetan



Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur, saat ini fokus untuk menangani 19 dari 133 titik lokasi rawan kemacetan yang tersebar di 10 kecamatan.


Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar mengatakan, 19 titik ini menjadi fokus penanganan karena paling krusial dan harus ditangani secepatnya. Karena itu, Ia memerintahkan jajarannya untuk lebih serius melakukan penanganan secara sistematik.


" Titik rawan kemacetan totalnya ada 133 lokasi. Namun yang kita anggap paling rawan dan potensial membuat kemacetan parah itu ada 19 titik ," kata Anwar, Jumat (30/11).


Diuangkapkan Anwar, salah satu upaya yang dilakukan untuk menangani kemacetan di 19 titik lokasi tersebut adalah dengan menempatkan petugas gabungan dan menutup U Turn atau putara jalan.


"Setiap titik rawan kemacetan akan dijaga tujuh hingga 10 petugas gabungan. Mereka mengatur lalu lintas pada jam sibuk, terutama pagi dan sore hari," beber Anwar.


Disebutkan,ke 19 titik rawan kemacetan itu di antaranya adalah di Jalan Pahlawan Revolysi, Jl Basuki Rahmat, Jalan Raya Bogor, Jalan Dewi Sartika dan Jalan DI Panjaitan.



Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id