Langsung ke konten utama

Rusun Angke Dicanangkan Jadi Kampung KB

Rusun Angke Dicanangkan Jadi Kampung KB
Sumber: beritajakarta.com
Rumah susun Angke, Tambora, Jakarta Barat dicanangkan jadi kampung Keluarga Berencana (KB). Progam ini sebagai cara untuk mengendalikan populasi penduduk, khususnya di Jakarta Barat.

"Keberadaan kampung KB sangat penting dilakukan demi menekan laju pertumbuhan penduduk," ujar Anas Effendi, Wali Kota Jakarta Barat, saat membuka kegiatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Rusun Angke, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (31/8).
Dijelaskan Anas, dengan diresmikannya Rusun Angke sebagai kampung KB, total jumlah kampung KB di Jakarta Barat menjadi empat. Sebelumnya sudah diresmikan Kampung KB Kamal, Rusun Pesakih, dan Rawa Buaya.
"Kegiatan Harganas dan Kampung KB jangan hanya seremonial dan asal ada. Tapi dilaksanakan secara konsekuen dan serius sehingga akan mencapai tujuan utamanya, yaitu  keluarga sejahtera," terang Anas.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Provinsi DKI Jakarta, Dien Emmawati menuturkan ada 21 indikator yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan kampung KB. Diantaranya meningkatnya peserta KB baru dan KB aktif, Bina keluarga baru, bina keluarga remaja, dan Pemberdayaan masyarakat kerukunan warga melalui kemasyarakatan.
"Gubernur DKI Jakarta meminta seluruh RPTRA di Jakarta terdapat kampung KB. Karena fungsi RPTRA ini sejalan dengan 21 indikator pelaksanaan kampung KB," tandas Dien.
Saat ini diakui Dien  jumlah penduduk DKI Jakarta terus bertambah setiap tahun. Data terakhir jumlah penduduk DKI Jakarta, mencapai 10,2 juta orang dengan tingkat laju pertumbuhan penduduk 700 orang per tahun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.