Langsung ke konten utama

Pengajuan Dana PMP BUMD Harus Prioritaskan Investasi

Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta meminta dana Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) yang diajukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus bersifat investasi. Sehingga suntikan modal dana PMP yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan maksimal.


" Jadi PMP yang akan dikucurkan bukan untuk perbaikan manajemen dan kegiatan sejenis"
"Jadi PMP yang akan dikucurkan bukan untuk perbaikan manajemen dan kegiatan sejenis. Itu harus untuk investasi," kata Manuara Siahaan, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Selasa (31/8).
Manuara juga menekankan kepada BUMD DKI agar mengajukan analisa investasi saat mengajukan PMP. Analisa yang diajukan tersebut harus jelas, detail dan tidak sekedar seadanya saja.
"Sekarang fakta yang ada semua mengajukan PMP. Tapi banyak yang tidak terserap," ungkapnya.
Ia berharap, Badan Pembinaan BUMD dan Penanaman Modal (BPBUMDPM) DKI Jakarta mengevaluasi terlebih dahulu PMP yang diajukan setiap BUMD. Sehingga alokasi anggaran yang diajukan akan lebih tepat sasaran.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.