Langsung ke konten utama

Efisiensi Anggaran Wali Kota akan Dievaluasi

Efisensi Anggaran Akan Dievaluasi
Sumber: beritajakarta.com
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta akan mengevaluasi efisiensi anggaran para wali kota dan bupati. Pasalnya dikhawatirkan, efisiensi yang dilakukan berpengaruh terhadap kualitas layanan dan pembangunan di wilayah.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Riano P Ahmad mengatakan, efisiensi anggaran yang dilakukan oleh para wali kota akan dievaluasi. Sebab, banyak anggaran yang diefisiensi tanpa perhitungan matang.
"Kita mau pekerjaan itu dilakukan sesuai dengan kuantitas yang ada. Jangan bangga efisiensi tapi kualitasnya buruk," ujar Riano, Selasa (23/8).
Pihaknya, sambung Riano, berencana melakukan cek ke lapangan terkait sejumlah anggaran yang diefisiensi. Tak hanya itu, pihaknya juga akan meminta data lengkap untuk melihat spek sesuai rencana anggaran biaya atau tidak.
"Artinya, jangan bangga berbicara efisiensi tapi tidak sesuai hasil yang diharapkan," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.