Langsung ke konten utama

Penataan Kota Tua Harus Lebih Fokus

Penataan Kota Tua Harus Lebih FokusPenataan kawasan Kota Tua diminta oleh Komisi B DPRD DKI untuk bisa segera dilakukan. Terlebih saat ini Kota Tua sudah menjadi salah satu heritage di Jakarta.

" Kita harap lokasi bisa menyedot wisatawan lebih banyak lagi, ini harus jadi konsen"





"Kita harap lokasi bisa menyedot wisatawan lebih banyak lagi, ini harus jadi konsen," ujar Tubagus Arif, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, saat rapat Komisi B dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Kamis (25/8).
Selain itu pihaknya meminta agar dinas bisa melakukan sinkronisasi dalam perencanaan. Sehingga kegiatan yang dilakukan bisa lebih baik dalam pelaksanaanya.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Catur Laswanto mengatakan, penataan kota tua sendiri tetap menjadi fokus. Karena jumlah kunjungannya cukup tinggi terutama di hari liburan. Bahkan saat lebaran lalu saja setiap harinya bisa sampai 13.400 orang mengunjungi museum sejarah Jakarta.
"Tapi terlalu penuh menumpuk disatu lokasi juga sangat membahayakan heritage yang ada. Memang lokasi masih menjadi salah satu primadona masyarakat," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.