Langsung ke konten utama

815 PKL Kota Tua akan Direlokasi ke Jl Cengkeh

Ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di Museum Fatahillah, kawasan Kota Tua, akan direlokasi ke Jalan Cengkeh, Taman Sari, Jakarta Barat


" Kami akan relokasi PKL itu ke Jalan Cengkeh"
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta, Irwandi mengatakan, jumlah PKL di seputar Museum Fatahillah ada sebanyak
 415 orang. Mereka merupakan PKL binaan yang tergabung dalam Koperasi Pena Waskata.
"Karena keberadaanya dianggap membuat kumuh dan kotor, kami akan relokasi PKL itu ke Jalan Cengkeh," katanya, Jumat (26/8).
Ia menjelaskan, tempat relokasi PKL di Jalan Cengkeh memiliki luas 1,2 hektar. Di tempat itu, pihaknya juga akan merelokasi sekitar 400 PKL liar yang berjualan di kawasan Kota Tua.
"Jadi selain PKL binaan, kita juga merelokasi PKL liar. Sehingga ada 815 PKL yang akan kita relokasi," ungkapnya.

Irwandi meyakini, kawasan Kota Tua akan bersih dan lebih nyaman bagi pengunjung setelah seluruh PKL di lokasi direlokasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id