Langsung ke konten utama

Lahan DKI di Jl Margasatwa Diusulkan Dibangun Waduk

Lahan seluas 14 hektare lebih yang terletak di Jalan Marga Satwa, Pondok Labu, Jakarta Selatan akan dibangun waduk.


" Ini Pak‎ tanah kita Pak, punya Dinas Pertamanan. ‎Ini 14 hektare 119 meter bisa dimanfaatkan untuk waduk "
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta lahan milik Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta itu dimaksimalkan dan dapat digunakan untuk pembangunan waduk.
Basuki menegaskan, jika lahan itu dibangun waduk, maka bisa mengurangi genangan. Namun, pembangunannya tetap harus melalui kajian terlebih dahulu.
"‎Jangan nanti sudah dibikin waduk tapi tidak berfungsi," kata Basuki, saat rapat pimpinan (Rapim), Senin (29/8).
Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi memaparkan, Pemprov DKI Jakarta memiliki lahan kosong yang cocok untuk waduk.
"Ini Pak‎ tanah kita Pak, punya Dinas Pertamanan. ‎Ini 14 hektare, 119 meter bisa dimanfaatkan untuk waduk Pak‎," kata Tri.
Tri memprediksi, jika lahan itu digunakan untuk waduk, maka dapat mengurangi debit air di Kali Grogol dan Kali Jati yang kerap meningkat saat musim penghujan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).