Langsung ke konten utama

TP PKK Jakpus Wajib Tanam Dua Pohon Cabai

Sumber: beritajakarta.com
Setiap anggota Tim Penggerak (TP) PKK di Jakarta Pusat diwajibkan untuk menanam pohon cabai. Hal ini untuk menciptakan ketahanan pangan, terutama dalam keluarga masing-masing.
“Untuk menciptakan ketahanan pangan dan budi daya pertanian, kami memang siapkan 50 ribu benih cabai. Nantinya setiap anggota TP PKK di Jakarta Pusat wajib menanam dua pohon cabai,” ujar Mulyadi, Kepala Suku Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Pusat, usai panen sayur mayur di  RT 14/06, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jumat (28/8).
Mulyadi mengatakan, pihaknya telah siap untuk mendistribusikan benih tanaman cabai untuk PKK. Media tanam pun tidak memerlukan tempat yang luas, hanya di pot atau pun lahan minim. "Kita sudah siapkan 50 ribu benih cabai. Ini mudah karena tidak menggunakan media tanam besar, bisa di pot, bahkan vas bunga," tuturnya.
Saat ini di Jakarta Pusat terdapat sekitar 16 ribu anggota TP PKK. Dan cabai bisa dipanen setiap tiga bulan sekali. "Jika setiap orang wajib menanam dua pohon cabai, maka tiga bulan kemudian akan dapat dipanen sekitar satu ton cabai. Setiap satu pohon cabai, per tiga bulannya akan menghasilkan satu kilogram cabai," ucapnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).