Langsung ke konten utama

PKL di Jembatan Cinta Bakal Direlokasi

PKL Di Jembatan Cinta Ditertibkan
Sumber; beritajakarta.com
Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, akan merelokasi pedagang kaki lima (PKL) yang saat ini marak berjualan di lokasi wisata Jembatan Cinta.
Menurut Lurah Pulau Tidung, Masud Hamid, keberadaan PKL yang makin marak telah mengurangi keelokan destinasi wisata Jembatan Cinta, yang menjadi andalan Pulau Tidung.
"Ya betul, kami sudah sosialisasi sejak lama, agar pedagang mau dipindahkan," ujar Masud, Senin (31/8).
Masud menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 5 x 12 meter persegi yang saat ini sedang dibersihkan oleh petugas PPSU kelurahan
"Saat ini mereka menggunakan bahu jalan untuk berdagang, sehingga menggangu aktivitas wisatawan yang datang berlibur. Nanti kami akan relokasi mereka ke lahan yang telah disiapkan," terangnya.
Penataan tempat wisata Jembatan Cinta bukan cuma dilakukan terhadap PKL. Area parkir untuk sepeda juga nantinya bakal ditempatkan di lokasi khusus yang lebih aman. 

“Semua akan kita tata kembali, tak hanya PKL tetapi juga tempat parkir sepeda, juga akan kita pindahkan ke sebelah Kantor Polsek Kepulauan Seribu Selatan," tandas Masud.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).