Langsung ke konten utama

Pengangkutan Sampah di Kebayoran Baru Terkendala Lelang

Camat Kebayoran Baru Berharap Pengakutan Sampah Dua Kali Angkut
Sumber; beritajakarta.com
Akibat belum ada keputusan terkait pemenang lelang swastanisasi pengangkutan sampah, membuat sampah menumpuk di sejumlah titik di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Edy menjelaskan, tahun lalu terdapat 17 unit kendaraan jenis truk tronton berkapasitas 10 ton yang mengangkut sampah di wilayah Kebayoran Baru sebanyak 170 ton."Sampai saat ini hanya Kecamatan Kebayoran Baru yang belum ditentukan pemenangnya," kata Edy Suherman, Camat Kebayoran Baru, Senin (31/8). 
"Kami minta pada Dinas Kebersihan, pengangkutan sampah di wilayah kami, selain dikerahkan 17 unit truk tronton, juga ditopang 35 unit truk sampah," jelas Edy.
Menurut Edy, dengan tambahan unit truk sampah, maka ke depan pengangkutan sampah di wilayahnya dapat dilakukan sebanyak dua kali per harinya.
"Kalau tidak dua kali pengangkutan,  maka akan menumpuk di depo sampah sementara," terang Edy.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.