Langsung ke konten utama

Jakpus akan Pantau PJU LED dengan Smartphone

Sumber : beritajakarta.com
Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat melakukan pemantauan kerusakan lampu penerangan jalan umum (PJU) dengan aplikasi smart system. Ini akan memudahkan dalam mengetahui titik PJU yang mati untuk bisa langsung ditangani.
"Setiap lampu akan ditanam sistem kontrol. Dengan adanya aplikasi smart system, nantinya akan bisa lebih cepat diketahui lampu mana saja yang mati atau pencahayaannya kurang melalui smartphone," ujar Chairil Anwar, Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat, Jumat (28/8).
Untuk itu, lanjut Chairil, pihaknya saat ini sedang melakukan penambahan lampu untuk jenis light emitting diode (LED) di delapan kecamatan. Agar pelayanan PJU lebih maksimal.
"Sebanyak 438 lampu LED dengan daya 40 watt akan dipasang di jalan lokal dan gang. Lalu sebanyak 305 lampu dengan daya 90 watt akan dipasang di areal lingkungan warga," tutur Chairil.
Menurut Chairil, saat ini keseluruhan lampu penerangan tersebut masih dalam tahap lelang. Direncanakan lampu sudah akan terpasang di akhir tahun.
"Jakarta Pusat sendiri menjadi kawasan percontohan dipasangnya lampu dengan sistem tersebut. Kalau tidak ada hambatan rencananya seluruh DKI juga," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).