Langsung ke konten utama

DKI Fokus Relokasi Kampung Pulo dan Bidara Cina

Sumber: beritajakarta.com
Proyek relokasi Kampung Pulo dan Bidara Cina di Jatinegara, Jakarta Timur, menjadi fokus Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat ini. Setidaknya ada tiga rumah susun (rusun) yang disiapkan untuk merelokasi warga di dua lokasi tersebut, antara lain Rusun Jatinegara Barat, Rusun Cipinang Besar Selatan dan Rusun Pulo Gebang.

Asisten Pemerintah Provinsi DKI, Bambang Sugiyono menjelaskan, warga Kampung Pulo yang direlokasi saat ini sudah berada di Rusun Jatinegara. Sementara untuk rencana relokasi warga di Kelurahan Bidara Cina, pihaknya tengah mencari strategi dalam melakukan relokasi.
"Kedua lokasi itu merupakan satu paket normalisasi Kali Ciliwung, jadi harus segera dikerjakan. Tapi untuk Bidara Cina kami sedang atur strategi," jelas Bambang di Balai Kota,  Senin (31/8)
Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI, Ika Lestari Aji menambahkan, pihaknya telah menyiapkan dua rusun untuk relokasi warga Bidara Cina, yaitu Rusun Pulo Gebang dan Rusun Cibesel dengan jumlah 300 unit. Selain itu, di Rusun Jatinegara Barat juga masih tersedia sekitar 46 unit.
"Yang terpenting, kita fokuskan untuk warga Kampung Pulo agar masuk terlebih dahulu ke Rusun Jatinegara Barat sambil menunggu lokasi baru," tandas Ika.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Rusun Karang Anyar Harus Direhab Total

Rusun Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, saat ini kondisinya dinilai sudah tidak layak dihuni.  Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, mengusulkan agar rusun yang terletak di Jl G, RW 12, Karang Anyar tersebut, direhab total. Kepala Dinas Perumahan dan Gedung DKI Jakarta, Ika Aji Lestari mengatakan, wacana untuk rehab total Rusun Karang Anyar memang ada. Namun sejauh ini belum dimasukkan dalam perencanaan anggaran 2016 yang dikemas dalam Kebijakan Umum APBD-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). “Secara kasat mata, bangunan Rusun Karang Anyar sudah tidak layak lagi, harus direvitalisasi agar bisa menampung jumlah warga lebih banyak lagi,” ujar Ika, Selasa (15/9). Ika berharap, wacana revitalisasi rusun tersebut dapat dimasukkan dalam perencanaan dan mendapatkan persetujuan dari dewan, sehingga jika anggaran sudah ada maka revitalisasi dapat dilakukan di 2016. Dia menambahkan, pihaknya juga belum melakukan sosialisasi kepada penghuni rusun, sebab belum adanya…