Langsung ke konten utama

Oktober-November, 19 Mobil Derek Otomatis Mulai Beroperasi

Sumber: beritajakarta.com
Penambahan sebanyak 19 mobil derek otomatis dilakukan Pemerintah DKI Jakarta untuk mengatasi menjamurnya parkir liar. Saat ini, seluruh unit tersebut masih dalam proses lelang. Diperkirakan, Oktober atau November mendatang seluruh mobil derek sudah dapat dioperasikan.

"‎Barangnya masih dilelang, baru diproses.‎ Kalau proses lelang selesai di bulan September, mungkin bulan Oktober atau November bisa langsung kita operasikan," kata Andri Yansyah, Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Jumat (28/8).
‎19 unit mobil derek otomatis tersebut, kata Andri, dibeli melalui e-katalog di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI tahun 2015. ‎"Anggarannya saya lupa. Tapi yang jelas pakai anggaran tahun ini," ucapnya.
Dikatakan Andri, tujuan dibelinya 19 unit mobil derek otomatis tersebut tidak hanya untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari denda retribusi derek. Tapi juga memberikan efek jera bagi masyarakat yang mengganggu lalu lintas karena parkir di sembarang tempat.
"Itu sebenarnya tujuannya tidak hanya untuk meningkatkan PAD, tetapi‎ juga berikan sanksi kepada masyarakat kalau seumpanya melanggar," tuturnya.
Saat ini, mobil derek otomatis yang dimiliki‎ Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI baru berjumlah 15 unit. Armada tersebut dioperasikan di dinas dan suku dinas di lima wilayah kota administrasi Jakarta antara dua hingga tiga unit.
‎"Ada yang dua dan tiga unit di masing-masing sudin. Di dinas juga ada sekitar tiga unit. Total armada yang kita punya sekarang baru 15 unit," ungkapnya.
‎Pihaknya, tambah Andri, optimis dengan penambahan unit mobil derek otomatis tersebut penindakan parkir liar di ibukota akan lebih efektif. 19 unit armada tersebut nantinya akan didistribusikan ke masing-masing sudin sebanyak lima unit dan ke Unit Pengelola Teknis (UPT) Perpakiran lima unit.
"Kalau ditambah 19 unit lagi, total armada mobil derek otomatis kita jadi 34 unit. Tiap wilayah kita kasih lima unit, UPT Parkir lima unit. Sisanya yang empat unit kita taruh di dinas," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Asian Games, 28 Cabor Dipertandingkan di Jakarta

Kota Jakarta bersama Pelembang akan menjadi tuan rumah penyelanggaraan Asian Games 2018 mendatang. Dari 36 cabang olahraga (cabor) yang dipertadingkan, 28 diantaranya akan dilangsungkan di Jakarta. Sementara sisanya akan digelar di Palembang. "Insya Allah ada 28 cabor digelar di Jakarta, totalnya ada 36 cabor. Jadi sisanya 8 cabor dilangsungkan di Palembang," ujar Sylvi, sapaan akrabnya, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (30/3).Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Kebudayaan dan Pariwisata, Sylviana Murni mengatakan menuturkan, sebanyak 28 cabor Asian Games akan digelar di Jakarta. Namun, dari jumlah itu sebagian diantaranya akan digelar di daerah sekitar Jakarta seperti, Jawa Barat dan Banten. Dia menyebutkan, Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI akan melakukan rehab, baik ringan, berat maupun total terhadap venue yang ada. Sedangkan untuk Stadion BMW, ditambahkan Sylvi, nantinya hanya akan dijadikan alternatif venue. "Stadion BMW jadi alternatif venue. Un...