Langsung ke konten utama

Percepat Pengerukan Kali Krukut, 3 Alat Berat Dikerahkan

Sumber : beritajakarta.com
Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan terus melanjutkan pengerukan Kali Krukut, Petogogan, Kebayoran Baru. Untuk mempercepat pengerjaan, tiga alat berat dikerahkan untuk menjangkau sedimen yang lebih dalam.
"Kami kerahkan tiga alat berat untuk keruk lumpur sedalam dua meter supaya air mengalir lebih maksimal," kata Dedy Budiwidodo, Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan, Jumat (28/8).
Alat yang dikerahkan adalah dua eskavator amfibi ukuran kecil dan besar, serta satu eskavator yang bertugas untuk mengatur sedimen terangkat di darat.
 "Jadi yang dua itu mengeruk sedimen di aliran kali, diangkat ke darat. Nah karena ini sangat banyak sedimennya, satu eskavator bertugas untuk mengatur agar tidak menumpuk dan malah nanti jatuh ke kali lagi," ujar Dedy.
Menurut Dedy, pengerukan Kali Krukut dimulai dari Jalan Tendean hingga Jalan Bank di Kelurahan Petogogan, dengan panjang mencapai 1,5 kilometer. Di beberapa titik pun ada lebar kali yang bertambah karena dapat dikeruk langsung dengan alat berat tersebut.
"Karena itu kan tumpukan sampah bercampur lumpur jadi daratan. Ada yang kita keruk dari lebar tiga meter bisa menjadi enam meter," ucapnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).