Langsung ke konten utama

Lahan Gelanggang Remaja di Cengkareng Memprihatinkan

Paska Pembongkaran Gelanggang Remaja Kecamatan Cengkareng Dibiarkan Mangkrak
Sumber: beritajakarta.com
Pasca-pembongkaran hampir dua tahun lalu, Gelanggang Remaja Kecamatan Cengkareng di Jalan Utama Raya No 2, Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat kondisinya tak terurus.

Pantauan Beritajakarta.com, lahan seluas 4.712 meter persegi ini ditumbuhi rumput liar.
Kondisi ini justru membuat kekhawatiran warga akan jadi sarang ular dan tempat persembunyian pelaku kejahatan.
Priandito (40) warga RW 02, Kelurahan Cengkareng Barat mengatakan, sejauh ini tidak ada upaya pembersihan areal usia dibongkar.
"Sampai saat ini tak jelas kapan akan kembali dibangun. Tapi, meski tidak jelas pembangunanya sudah seharusnya lahan tersebut tetap dirawat," ujar Priandito, Selasa (9/8).
Camat Cengkareng, Mas’ud Effendi menuturkan, perawatan lokasi ini merupakan kewenangan Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta.
Ia akan berupaya untuk menyurati SKPD terkait agar merawat lahan tersebut hingga jadi terang, bersih dan indah.
“Soal lahan tersebut kewenangan Dinas Olah Raga dan Pemuda mengingat lahan itu asetnya," tandasnya.
Untuk jangka pendek pihaknya akan meminta kepada Kelurahan Cengkareng Barat untuk kerahkan PPSU untuk membersihkan rumput di lokasi itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

68 PNS DKI Belum Registrasi e-PUPNS

Badan Kepagawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta mencatat ada  1.848 pegawai negeri sipil (PNS) yang tak melakukan pendataan ulang PNS secara elektronik (e-PUPNS). Dari keseluruhan jumlah tersebut, hanya 68 di antara yang tidak diketahui keterangannya. Sementara lainnya sudah pensiun, diberhentikan dari PNS, meninggal, dan lain sebagainya.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.