Langsung ke konten utama

Malam Tahun Baru, Lalin di Kota Tua Dialihkan

Ini Skema Pengalihan Arus Tahun Baru Di Kota Tua
Sumber: beritajakarta.com
Untuk mengantisipasi kemacetan saat perayaan malam pergantian tahun, kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat akan disterilkan dari lalu lintas kendaraan.
"Yang boleh masuk hanya manusia, kendaraan tidak boleh. Nanti mulai dari jam 16.00 sampai besoknya jam 12.00," kata Kapolsek Taman Sari, AKBP Suwarno, Selasa (29/12).
Menurut Suwarno, pengalihan arus diterapkan guna mencegah terjadinya penumpukan kendaraan akibat buangan dari Ancol, Jakarta Utara.
"Makanya nanti akan dilakukan skat di delapan titik masing-masing di Jalan Pancoran Glodok, Jembatan Lima, Flyover Asemka, pertigaan Jalan Kopi, pertigaan Jalan Cengkeh, Jalan Tiang Bendera dan TL Asemka," katanya.
Kepala Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Barat, Tiodor Sianturi mengatakan, untuk kawasan Kota Tua, pihaknya mengerahkan 20 petugas yang akan menempati beberapa titik di seluruh zona Kota Tua.
"Selain itu kita tetap pantau arus balik di beberapa pintu tol seperti Slipi, Tomang, Kembangan dan Grogol. Jadi anggota kita ploating bukan hanya di Kota Tua, tapi juga di kantor wali kota untuk pengamanan lalu lintas pesta rakyat, kemudian kami juga menerjunkan mobil derek yang berjumlah tiga," katanya.
Skema pengalihan arus lalu lintas menuju kawasan Kota Tua saat malam pergantian tahun 2016 di putaran Glodok, Pengendara dari arah Mangga Dua menuju Kota Tua dialihkan ke arah Jalan Pancoran atau putar balik ke arah Jalan Hayam Wuruk. Untuk parkir kendaraan, warga dapat menitipkan di Parkir Pasar Pagi, Flyover Asemka, Gedung Asemka, Gedung HWI, dan Gedung LTC.
Lalu di TL Asemka dari arah Mangga Dua dialihkan ke arah Jalan Pintu Selatan atau ke Jalan Hayam Wuruk. Untuk parkir dapat dititip di Jalan Jembatan Batu Raya, ITC Harco, Gedung HWI, dan Gedung LTC.
Sementara, di TL Jembatan Lima dari arah Jembatan Dua dialihkan ke arahkan Pasar Pagi. Sedangkan untuk parkir dapat dititip di Gedung Asemka dan Flayover Jalan Asemka.
Di Bundaran Kali Besar, dari arah Pasar Pagi pengendara dialihkan ke arah Roa Malaka. Sedangkan untuk parkir dapat dititip di Gedung Asemka dan Flyover Jalan Asemka.
Di pertigaan Pospol Kopi, kendaraan dari arah Jalan Cengkeh dialihkan ke Jalan Kopi dan Jalan Gedong Panjang. Sedangkan untuk parkir dapat dititip di Gedung Hotel Omni Batavia atau di sepanjang Jalan Kali Besar.
Selanjutnya, di pertigaan Tiang Bendera, kendaraan bermotor dari arah Jalan Kali Besar Barat dialihkan ke arah Jalan Ekor Kuning. Sedangkan untuk parkir, kendaraan dapat dititikan di Parkiran Lapangan Tongkol atau di Lapangan Cengkeh.
Lalu, di pertigaan Cengkeh, kendaraan dari arah Pasar dialihkan ke arah Jembatan Gantung. Sedangkan untuk parkir, kendaraan dapat dititikan di Parkiran Lapangan Tongkol atau di Lapangan Cengkeh.
Kemudian, di pertigaan Jalan Kunir, kendaraan dari arah Kampung Bandan dirahkan untuk putar balik kembali ke Kampung Bandan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.