Langsung ke konten utama

Basuki Belum Dapat Laporan Petugas Transjakarta Tersetrum

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku belum mendapatkan laporan terkait dua petugas Transjakarta yang tewas tersetrum di halte Transjakarta di Jalan Mangga Dua Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat Rabu (30/12) dini hari. 
Sumber: Beritajakarta.com
"Saya belum dapat laporan, saya baru baca di berita," ujar Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (30/12).
Basuki mengatakan, seharusnya peristiwa tersebut tidak boleh terjadi. Karena sangat membahayakan bagi warga Jakarta. "Tapi harusnya nggak boleh kejadian seperti itu, bahaya sekali," tuturnya.
Kendati demikian, Basuki memastikan dua petugas tersebut telah terdaftar asuransi. Dirinya masih menunggu kepastian pihak mana yang harus bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. "Saya nggak tahu, mungkin polisi bisa kasih laporan," ucapnya.
Seperti diketahui, dua orang petugas Transjakarta tewas tersetrum di halte Transjakarta di Jalan Mangga Dua Raya, Sawah Besar. Keduanya tersetrum saat hendak pulang usai selesai bekerja sekitar pukul 02.00.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).