Langsung ke konten utama

200 PHL Kebersihan Fiktif dan Indisipliner Dipecat

Hingga akhir Desember 2015, Dinas Kebersihan DKI Jakarta telah memberhentikan 200 pekerja harian lepas (PHL) yang terindikasi fiktif dan indisipliner. 
Sumber: Beritajakarta.com
Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, sejak mulai mencuat permasalahan PHL kebersihan pada pertengahan 2015 lalu, pihaknya terus melakukan penyisiran. Hasilnya, ditemukan 170 PHl fiktif dan 30 terlibat pungutan liar.
"Setelah kita sisir, 170 diantara dipanggil tidak ada yang datang. Sedangkan 30 lain melakukan pungutan liar dan indispliner," ujar Isnawa, Rabu (30/12).
Dikatakan Isnawa, terhadap PHL yang terindikasi fiktif dan indisipliner pihaknya mengenakan sanksi tegas berupa pemecatan.
"Kita akan sisir terus. Kalau masih didapati yang melakukan pungutan atau indisipliner akan kita pecat," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.