Langsung ke konten utama

Lahan Parkir Diubah Jadi RPTRA Karet Tengsin

Lahan Parkir Diubah Jadi RPTRA Karet Tengsin
Sumber: beritajakarta.com
Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Karet Tengsin, Jakarta Pusat sudah diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, Rabu (30/12) hari ini. Lahan dengan luas 650 meter persegi tersebut, awalnya merupakan taman terbengkalai yang dimanfaatkan untuk parkiran liar.
"Bangunan yang sekarang ini menjadi RPTRA tadinya ialah lahan parkir bagi warga kami, terutama warga yang berdomisili di Rusun Karet Tengsin 1," ujar Lukman, Ketua RW 07 Karet Tengsin, saat peresmian RPTRA Intiland Teduh Karet Tengsin, Rabu (30/12).
Lukman mengatakan, mengajukan lahan tersebut dijadikan RPTRA, setelah mengetahui rencana Pemprov DKI memperbanyak tempat inetraksi warga.
 "Setelah tahu ada program buka lahan untuk sarana bermain, kami sebagai aparat terendah langsung berkoordinasi dengan lurah," tandasnya.
Akhirnya lahan tersebut dibangun melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan swasta. Pembangunannya sendiri sudah dimulai sejak Oktober lalu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).