Langsung ke konten utama

Paripurna Reses Ketiga DPRD Dihujani Interupsi

Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta perihal penyampaian laporan panitia penyusun inventarisasi terhadap hasil laporan masa reses ketiga pimpinan dan anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2015 dihujani interupsi.
Hal itu juga diamini oleh Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI, Bestari Barus. Dia meminta agar paripurna reses ketiga ini tidak dilakukan pada bulan Desember. Sebab banyak kegiatan, sehingga hasil reses banyak yang tidak terakomodir.Beberapa anggota dewan menganggap kompilasi hasil reses ketiga yang akan diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta banyak yang tidak terakomodir. "Interupsi pimpinan, banyak hasil reses yang tidak masuk ke kompilasi ini sehingga tidak terakomodir," kata Ramli Muhammad, Anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Golkar, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (31/12).
"Banyak hasil reses yang tidak terakomodir. Tapi saya sudah mengambil antisipasi dan menyiapkan kompilasi hasil reses sendiri," kata Bestari, kemudian menyerahkan hasil reses kepada Wakil Ketua DPRD, Triwisaksana.
Aksi Bestari yang menyerahkan hasil reses tersebut sendiri membuat anggota DPRD lainnya bereaksi. Mereka meminta agar kompilasi dimasukkan bersama-sama, dan tidak secara pribadi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).