Langsung ke konten utama

Halau PKL, Pengawasan di Pintu TMII Diintensifkan

Pengawasan dan penjagaan di pintu satu Taman Mini Indonesia Indah (TMII) akan diintensifkan antara unsur tiga pilar dengan pihak keamanan TMII. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi maraknya pedagang kaki lima (PKL) di tempat tersebut.



Camat Cipayung, Iin Mutmainah mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat peringatan pertama sampai dengan surat peringatan ketiga. Di samping itu, pihak keamanan TMII juga telah memasang pintu pagar.



Sumber: Beritajakarta.com
"Progresnya sudah dipasang pintu pagar untuk pengaturan pengunjung oleh pihak TMII dan berdasarkan surat permohonan TMII untuk penertiban PKL di atas trotoar telah dilakukan imbauan satu sampai dengan tiga. Sehingga PKL di atas trotoar saat ini tidak ada lagi," ujar Iin, Selasa (29/12).



Pihaknya, kata Iin, tidak menjamin pedagang akan tidak kembali berjualan di lokasi tersebut. Namun, pihaknya bersama dengan unsur tiga pilar serta bekerja sama dengan pengelola TMII, tetap berkomitmen terhadap penataan dan penghalauan PKL di tempat tersebut baik siang hingga malam hari.



"Pengawasan malam hari dengan siskamling tiga pilar dan pihak satpam TMII. Kalau masalah jaminan dimana pun sulit, tapi kita kan terus monitoring secara terpadu, apalagi saat ini sudah didukung adanya pintu pagar dan posko yang sudah dibuat oleh TMII. Lampu juga sudah ditambah dari Sudin Perindustrian dan Energi," tandas Iin.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Asian Games, 28 Cabor Dipertandingkan di Jakarta

Kota Jakarta bersama Pelembang akan menjadi tuan rumah penyelanggaraan Asian Games 2018 mendatang. Dari 36 cabang olahraga (cabor) yang dipertadingkan, 28 diantaranya akan dilangsungkan di Jakarta. Sementara sisanya akan digelar di Palembang. "Insya Allah ada 28 cabor digelar di Jakarta, totalnya ada 36 cabor. Jadi sisanya 8 cabor dilangsungkan di Palembang," ujar Sylvi, sapaan akrabnya, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (30/3).Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Kebudayaan dan Pariwisata, Sylviana Murni mengatakan menuturkan, sebanyak 28 cabor Asian Games akan digelar di Jakarta. Namun, dari jumlah itu sebagian diantaranya akan digelar di daerah sekitar Jakarta seperti, Jawa Barat dan Banten. Dia menyebutkan, Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI akan melakukan rehab, baik ringan, berat maupun total terhadap venue yang ada. Sedangkan untuk Stadion BMW, ditambahkan Sylvi, nantinya hanya akan dijadikan alternatif venue. "Stadion BMW jadi alternatif venue. Un...