Langsung ke konten utama

Antisipasi Kemacetan Arus Balik, 40 Personel Dishubtrans Dikerahkan

Guna mengantisipasi terjadinya kemacetan lalu lintas saat arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2016, Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta mengerahkan 40 personel. 
Sumber: Beritajakarta.com
Bekerja sama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya, 40 personel tersebut akan ditempatkan khusus di pintu-pintu keluar masuk jalan tol. 
Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, pengerahan 40 personel tersebut untuk membantu kepadatan arus lalu lintas, saat arus balik Natal dan tahun baru. Seluruh personel tersebut mulai dikerahkan Kamis (31/12) besok.
"Ke-40 personel ditempatkan di pintu keluar masuk tol yang berdekatan dengan traffic light. Mereka membantu mengurai kemacetan arus lalu lintas," ujar Andri Yansyah, Rabu (30/12).
Tercatat, ada 18 pintu tol di wilayah DKI yang harus dijaga oleh petugas gabungan. Seperti jelang pintu Tol Jagorawi, Jakarta-Cikampek, Jakarta-Tangerang, tol dalam kota dan tol jalan lingkar luar. Penjagaan difokuskan di titik rawan kemacetan.
Sementara, Dirut PT Jasamarga, Adityawarman mengatakan, perlu ada penanganan bersama dalam mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas saaat arus balik libur Natal dan Tahun Baru.
Upaya ini dilakukan guna mengantisipasi kemacetan yang sangat parah saat libur Natal kemarin. Dimana dampak kemacetan di jalan tol juga berimbas ke jalan arteri dan jalan protokol di Jakarta. Praktis saat libur Natal kemarin, hampir seluruh ruas jalan di Jakarta mengalami kemacetan parah.
"Kita perkirakan puncak arus balik terjadi pada tanggal 2 dan 3 Januari. Namun kita antisipasi dari besok hari. Kita sudah kerja sama dengan Dishubtrans DKI dan Polda Metro," ujar Adityawarman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.